Kulkas tiba-tiba tidak dingin atau mati total? Sebelum buru-buru menelepon teknisi dan mengeluarkan biaya servis yang tidak sedikit, ada beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan sendiri untuk mengecek apakah kerusakan benar-benar serius atau hanya masalah sepele. Langkah ini juga membantu Anda menjelaskan kondisi kulkas dengan lebih akurat saat menghubungi jasa service.
Langkah pertama, periksa sumber listrik. Ini terdengar sepele, namun sering terjadi. Pastikan kabel kulkas terhubung dengan baik ke stop kontak. Coba colokkan peralatan listrik lain ke stop kontak yang sama untuk memastikan tidak ada masalah pada aliran listrik rumah. Juga cek apakah MCB (pemutus arus) di panel listrik turun. Kedua, periksa pengaturan suhu (thermostat). Bisa jadi termostat sengaja atau tidak sengaja berubah ke posisi minimum atau “off”. Putar ke posisi sedang (biasanya 3 dari 5) lalu tunggu beberapa jam. Ketiga, dengarkan suara kompresor. Kompresor yang sehat mengeluarkan dengungan halus. Jika tidak ada suara sama sekali, kemungkinan kompresor mati karena overload atau rusak. Jika ada bunyi klik berulang, bisa jadi relay kompresor bermasalah.
Keempat, periksa kebocoran pada seal pintu kulkas. Buka pintu kulkas, letakkan selembar kertas di antara seal karet dan bodi kulkas, lalu tutup pintu. Jika kertas mudah ditarik keluar, berarti seal karet sudah tidak rapat sehingga udara dingin keluar dan kulkas bekerja terus-menerus. Bersihkan seal dengan air sabun bisa membantu, jika masih longgar sebaiknya diganti. Kelima, pastikan sirkulasi udara di belakang kulkas lancar. Kulkas membutuhkan ruang minimal 10 cm dari dinding untuk membuang panas. Jika menempel rapat, kompresor mudah panas dan kinerjanya menurun drastis.
Jika setelah melakukan kelima pengecekan di atas kulkas masih tidak dingin, barulah saatnya memanggil teknisi profesional. Dengan langkah sederhana ini, Anda bisa terhindar dari biaya servis yang tidak perlu untuk masalah-masalah kecil.