Suara mesin cuci yang tiba-tiba keras dan terhenti di tengah siklus pencucian tentu menjengkelkan. Jangan buru-buru panik atau berpikir untuk membeli mesin baru. Sebagian besar masalah mesin cuci macet dan berisik sebenarnya disebabkan oleh beberapa faktor umum yang bisa diidentifikasi dan diperbaiki dengan bantuan teknisi. Berikut 4 penyebab paling sering beserta solusi tepatnya.
Pertama, kelebihan beban (overload). Memasukkan terlalu banyak pakaian ke dalam tabung membuat motor bekerja ekstra berat. Akibatnya putaran menjadi lambat bahkan macet total. Solusi sederhana: kurangi beban cucian sesuai kapasitas mesin dan bagi menjadi dua siklus jika perlu. Kedua, pakaian tidak seimbang di dalam tabung. Biasanya terjadi pada mesin cuci top loading ketika pakaian menggumpal di satu sisi. Ini menyebabkan tabung oleng dan berbunyi keras saat spin. Solusinya hentikan mesin, ratakan posisi pakaian secara manual, lalu mulai ulang.
Ketiga, ada benda asing yang menyangkut di sela-sela tabung. Koin, jepit rambut, kancing baju, atau bahkan kaus kaki kecil seringkali jatuh ke celah antara tabung dalam dan luar. Benda-benda ini bisa mengganjal putaran sehingga mesin mengeluarkan suara berisik dan akhirnya macet. Solusi yang tepat adalah membongkar bagian bawah atau belakang mesin untuk mengeluarkan benda asing – sebaiknya dilakukan oleh teknisi berpengalaman. Keempat, kerusakan pada komponen internal seperti bearing atau sabuk (v-belt). Bearing yang aus membuat bunyi gerinda kasar, sedangkan sabuk kendor atau putus menyebabkan drum tidak berputar meskipun motor berbunyi. Kedua komponen ini memang memiliki umur pakai terbatas dan harus diganti oleh profesional.
Jangan pernah memaksakan mesin cuci yang sudah berbunyi kasar atau macet karena bisa merusak motor penggerak. Panggil teknisi service segera untuk diagnosis akurat dan perbaikan tepat guna.